Terlalu Banyak Tapi
Sayangku, di manakah kita sekarang? sedang dalam fase apakah kita sekarang? samakah yang ku rasa dengan yang kau rasa? penting kiranya kita menjawab semua pertanyaan itu sebelum lebih jauh membayangkan akan seperti apa kita berdua kedepan. Utamanya agar kita bertemu dalam imajinasi masa depan itu. S ayangnya Aku dan Kamu hampir tidak pernah mengajukan pertanyaan itu dalam setiap pertemuan kita. entah karena kebingungan dan tidak terbiasa mengutarakan isi hati atau karena kita terlalu sibuk mencari candaan untuk dilontarkan agar pertemuan itu dipenuhi tawa. Padahal sebelum pertemuan berlangsung, Aku sudah mengingat-ingat apa saja dari dirimu yang tidak ku suka dan Aku ingin Kamu menguranginya. Saat kita bertemu semua ingatan itu tak bisa terucap, Aku beralih fokus ingin terus membuatmu merasa nyaman, tenang, dan tidak khawatir dengan hidup yang sudah kadung mengkhawatirkan ini. Aku ingin Kamu tertawa dengan lepas dari kelelahanmu selama hari ini. Kita seperti ingin menja...