Catatan Facebook 2016: Intelektual Kampus

Intelektual kampus, kata ini sering dilekatkan kepada mahasiswa yang memiliki pengetahuan di bidang filsafat, sosial, ekonomi, politik, psikologi, sastra, serta tentu saja juga ahli di jurusan kuliahnya.
Begitu banyak bidang ilmu yang mereka dalami membuat mereka terlihat seperti kritikus saat berbincang di kantin atau di koridor, pembicaraan tak lepas dari persoalan bangsa dan negara yang menyangkut kemaslahatan umat, memprotes kebijakan yang tak membawa kesejahtraan rakyat. Di pundak intelektual kampus inilah katanya masa depan negara ini dipikul.
Saat awal memasuki kampus saya berkeinginan menjadi intelektual kampus seperti mereka, saya mulai meniru buku bacaan mereka, minum kopi di kantin sambil membecirakan isu seperti mereka, menghadiri diskusi seperti mereka. cara hidup ini membuat saya merasa semakin mengenal diri sendiri, membuat saya merasa akhirnya dapat berbuat sesuatu, rasa bangga terhadap diri sendiripun muncul.
tapi ada satu hal yang saya lupa, saya lupa mendalami disiplin ilmu saya sendiri, cita-cita menjadi intelektual kampus pun menghilang saat gelar "terancam drop out" melekat pada diri saya akibat jumlah sks yang saya miliki belum mencapai jumlah sks yang ditentukan. Mana ada intelektual kampus yang di drop out ? Bagaimana bisa menyandang gelar intelektual kampus jika tidak berstatus mahasiswa yang beraktifitas di kampus ?, apanya yang intelektual jika tidak mahir di disiplin ilmu nya sendiri ?.
Terpaksa saya harus mulai mendalami disiplin ilmu yang saya pilih bukan karena minat, dalam mendalami displin ilmu saya bersikap setengah-setengah tanpa adanya ketulusan maupun komitmen, di saat ini lah saya mulai kembali meragukan siapa diri saya, keinginan untuk terbebas dari ancaman drop out pun saya tak punya, saya berusaha bebas dari drop out hanya karena tidak ingin mengecewakan orang lain yang dengan tulus ingin membantu saya.
Keadaan ini membuat saya percaya pada kalimat seorang bijak yang berkata "setengah-setengah merupakan bentuk sikap paling egois" dan saya juga masih percaya kata seorang bijak lain nya "terus melakukan hal yang tidak disukai dan tanpa komitmen akan mengakibatkan terasing dari diri sendiri".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah Menonton Tigertail

Setelah menonton film Mr. Nobody

Catatan Facebook 2018: Bergabung di Lembaga Mahasiswa