Catatan Facebook 2016: Pemetikan Bunga
saya sangat suka memandangi bunga, hampir setiap ada waktu luang saya selalu menyempatkan untuk berjalan-jalan ke taman maupun ke ruang terbuka publik hanya untuk sekedar memandangi bunga yang tumbuh di tempat itu. memandangi bunga memberikan penglihatan saya sebuah kenikmatan, rasanya nikmat saja setelah seharian beraktifitas yang kemarin dan besok akan sama saja.
hingga pada suatu hari saya pergi ke taman yang sudah lama tak saya kunjungi, saat itulah saya melihat sebuah bunga yang berwarna sangat cerah padahal, saat itu sinar matahari tidak sedang menyinarinya, bunga itu seolah mengeluarkan cahaya. saat memandangi bunga ini saya merasa senang, ceria, dan bergairah untuk terus hidup. jika hedonisme diartikan sebagai prilaku untuk mencari kenikmatan sebanyak-banyaknya lalu menghindarkan diri dari kesengsaraan sebisa mungkin maka, pada saat melihat bunga yang satu inilah saya menjadi seorang hedonis karena, saya tidak ingin beranjak dari taman saat memandanginya, saya ingin terus berada disana hingga bunga itu gugur.
tibalah saat saya akan segera kehilangan pemandangan bunga itu, rutinitas yang semakin bertambah serta, kemungkinan saya untuk tidak bisa pergi ke taman itu lagi akibat sesuatu hal. saya menganggap bunga ini adalah bagian dari hidup saya maka, saya perlu untuk memetik dan mengawetkan bunga itu agar senantiasa bisa saya pandangi. tapi, ada keraguan dalam memetik bunga itu, tidak adil rasanya jika saya hanya menikmati bunga ini sendirian, siapa tahu saja ada orang lain yang mendapatkan rasa yang sama setelah memandangi bunga itu, tapi, saya juga ragu pada oranglain tersebut tidak punya niat yang sama dengan saya untuk memetik bunga itu. hingga saya bingung harus berbuat apa terhadap bunga yang telah memberi saya gairah untuk hidup.
pada perjalanan terbaru saya ke taman untuk melihat bunga kesukaan saya, dari jauh saya memandang sudah ada oranglain yang sedang memandangi bunga itu, orang itu terlihat sedang duduk didepan bunga itu sambil tersenyum kepada bunga itu, benar dugaan saya bahwa ada oranglain yang juga suka terhadap bunga itu. karena penasaran dengan siapa orang tersebut, saya hanya memandangi bunga itu dari jauh, juga agar oranglain tersebut tidak melihat saya. selepas oranglain itu memandangi bunga, saya mengikuti orang tersebut hingga sampai dirumahnya, disanalah saya melihat rumahnya dipenuhi dengan bunga yang cantik, sepertinya orang ini sangat menyukai menanam dan merawat bunga, sayapun merasa lega setelah mengetahui siapa orang tersebut, sehingga saya memutuskan untuk tidak memetik bunga itu, saya berharap bunga itu dapat memberikan rasa kepada banyak orang yang berkunjung ke taman ini, jikapun ada yang memetiknya nanti, semoga yang memetik bunga itu adalah orang yang lebih dulu datang daripada saya untuk melihat bunga itu pada hari ini.
Komentar
Posting Komentar