Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Hari ini

7 november 2016 Sebelum melakukan ritual tidur di pagi hari, saya sempat membaca sebuah tulisan di beranda facebook yang diunggah oleh, eddward s keneddy dilaman pribadinya, tulisan itu mengenai seorang pesepakbola pemalas bernama riquelme melawan gaya bermain sepakbola modern yang dipenuhi tenaga, determinasi, dan agresivitas tinggi. Dalam tulisan ini saya kembali teringat dengan apa itu moderenitas yang berasal dari kata moderna, yang memiliki arti hari ini, dimana kemajuan serta keterbukaan merupakan nyawa utama dari generasi ini, semangat untuk terus bersaing menjadi yang paling hari ini (maju) merupakan capaian utama, sehingga generasi ini sangat terbuka dengan yang namanya keterbukaan informasi, hal ini terjawantahkan dalam internet yang sudah hampir menjadi sebuah komoditi yang menjadi kebutuhan hampir seluruh lapisan masyarakat, generasi inipun dikenal dengan budaya rakusnya untuk mengonsumsi informasi, tapi tidak dengan daya saring informasi yang memadai, atau bisa di...

Tentang Senior dan Junior

Senior-junior adalah struktur baku dalam suatu lembaga kemahasiswaan, status senior-junior didapatkan berdasarkan waktu masuk sebagai seorang kader lembaga, yang duluan masuk menjadi senior,yang terlambat masuk menjadi junior, yang selanjutnya status ini akan menghasilkan fungsinya masing-masing guna berputarnya roda organisasi yang sedang membawa tujuan lembaga menuju garis finish. Interaksi antara senior dengan   junior selalu menarik untuk dibahas, mulai dari pengaderan, bercanda bersama, menyukseskan program kerja bersama, hingga bisa menumbuhkan cinta lintas generasi, sungguh banyak yang bisa dibuahkan dari interaksi antara senior dengan junior. Salah satu interaksi yang ingin saya ulas kali ini adalah interaksi antara seorang yang memiliki status lebih tinggi dari senior, yaitu, super sunior. Status ini hanya bisa disandang jika kamu sudah lama lulus dari kampus, perbedaan generasi dengan kader baru terlampau jauh layaknya perbedaan antara generasi Y dengan generas...

Setelah menonton film Mr. Nobody

Gambar
                                                               sumber gambar : google Mr. Nobody dikisahkan pada awal film sebagai seorang kakek yang selalu mengalami kelupaan terhadap apa yang sudah dia lakukan, bahkan dia sudah tidak ingat siapa dirinya, latar tempat pada awal film menggambarkan situasi masa depan yang masyarakatnya sudah tidak dapat mati (abadi), dan Mr. Nobody sebagai satu-satunya orang didunia itu yang masih bisa mati.        Sampai pada suatu ketika Mr. Nobody dipaksa untuk mengingat kehidupannya melalui hipnotis seorang dokter, dari sinilah alur film mulai maju mundur serta masing-masing cerita saling berhubungan pada akhir nanti. di awal...

Mimpi, Keterpaksaan, dan Kebohongan

Apa yang sudah kau lakukan berdasarkan keinginan mu sendiri ?. Apakah yang kamu lakukan masih merupakan paksaan dari oranglain?. Apakah kamu sudah tahu akan bagaimana hidupmu kelak berdasarkan apa yang kamu kerjakan sekarang ?. Atau kamu belum punya tujuan akan bagaimana hidupmu dimasa depan kelak ?. Semoga kamu dapat menentukannya sekarang dan dapat memulai pekerjaan untuk mewujudkannya Sejak kecil kita sudah sering bermimpi akan menjadi seperti apa diri kita kelak, tapi seringkali mimpi itu segera sirna, kenapa mimpi itu cepat sekali sirna ?. Karena saat mendapati pekerjaan yang kita lakukan sekarang sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang kita inginkan, sehingga kita merasa mimpi itu hanyalah sekedar mimpi, kita tidak dapat mewujudkannya akibat tidak ada waktu atau momen untuk mulai mengerjakan apa yang kita mimpikan karena apa yang kita kerjakan sekarang mengharuskan kita untuk menekuninya dengan penuh dedikasi, padahal apa yang kita kerjakan saat itu bukanlah p...

Perempuan : sama rata atau spesial

Momen hari Kartini dijadikan sebagai hari untuk memperingati perjuangan Kartini dalam mengangkat drajat perempuan dari sekedar sumur, dapur, dan kasur. untuk bisa menempuh pendidikan disekolah sebagai layaknya laki-laki, karena bukan hanya laki-laki saja yang harus pintar dan mampu mengurusi urusan pemimpin. kira-kira seperti inilah gambaran saya tentang hari kartini. Lantas bagaimana kita harus memperlakukan kaum perempuan guna menempatkannya sama dengan laki-laki. sependek pengetahuan saya seputar gender yang biasa dijadikan alasan untuk mulai memerdekakan perempuan dengan anggapan sifat dan kondisi psikologis perempuan bukanlah sesuatu yang ada sejak lahir, melainkan suatu yang dibentuk oleh lingkungan dan budaya, sehingga dalam anggapan teori gender yang membedakan perempuan dengan laki-laki secara fitrah hanyalah perbedaan biologis semata.  Jika mengacu pada teori gender diatas maka untuk memerdekakan perempuan kita harus mengakui potensi yang dimiliki perempuan sama ...

Mencoba mencintai ibu rektor

Halo ibu rektor, apa kabar ? semoga ibu dalam keadaan sehat, karena terakhir kali saya lihat ibu masih dalam keadaan bugar dan sumringah dalam mengemban amanah publik, sebenarnya saya ingin bertemu langsung dengan ibu untuk ngobrol-ngobrol santai seputar kampus kita tercinta ini tapi, saya tterlalu sibuk dengan kegiatan akademik, dan saya juga yakin ibu sedang sibuk-sibuk nya melakukan pertemuan dengan para penanam modal demi menyokong kampus kita sekarang ini yang menyandang status otonom. oleh karena itu saya ingin berekeluh kesah tanpa solusi, karena saya tidak cukup pintar dalam memberikan solusi, selain saya tidak cukup pintar, saya juga seorang nihilis. semoga ibu berkenan membacanya siapa tahu bisa jadi bahan renungan untuk memperbaiki kampus tercinta ini. jadi begini bu, saya resah dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh kampus kita, jadi saya sempat merasa kesal kepada ibu, tapi karena saya mencintai kampus ini, maka saya juga harus mencintai ibu yang merupakan ba...

Surat untuk diriku yang sudah tua

wahai diriku yang sudah tua, semoga kamu dalam keadaan yang sehat serta berlimpah kebahagian dari keluarga dan kerabat mu.  Ingatlah pada hari ini kamu menulis surat untuk dirimu sendiri yang bertempat di warkop pada malam hari. aku ingin meningatkan dirimu bahwa pada saat kamu muda kamu pernah bermimpi akan perubahan terhadap dirimu sendiri maupun diri orang lain.  Melalui surat ini aku ingin kamu mengingatkan bahwa saat menulis surat ini kamu masih berstatus mahasiswa yang kental akan kultur intelektual kampus, pada saat ini kamu sangat menggandrungi filsafat, tempatmu akhirnya bisa mengatakan bahwa inilah diriku yang saya inginkan dan akan saya perjuangkan, walaupun saat menulis ini kamu sebenarnya sudah kalah oleh kehendak kuasa dari orangtua mu yang sudah terlebih dahulu merencenakan kehidupan baik seperti apa yang akan menjadi masa depan cerahmu, sungguh sangat menyedihkan tatkala dirimu harus bertemu kembali dengan fakultas kehutanan tempatmu mengatakan bahwa i...